Perjuangan Berliku Menuju Universitas (Bagian 6)

Makan besar bersama orang-orang Turki

Pada suatu kesempatan—saya lupa hari dan tanggalnya, yang jelas tahun 2012..hehe—kami diajak oleh abi kami—Saher Abi—berkunjung ke sekolah mitra kerja Pasiad, yaitu Kharisma Bangsa Bilingual Boarding School (KB3S) di Tangerang, Banten. KB3S merupakan salah satu sekolah bertaraf internasional yang didirikan oleh Yayasan Pasiad Indonesia. Sekolah ini terletak di daerah Ciputat, Tangerang, Banten. Kami menuju KB3S menggunakan taksi, dan yang penting bagi saya adalah semuanya gratis…hehehe. Masalah biaya sudah ditanggung abi kami yang baik hati.. 😀 Sesampainya di sana kami melihat begitu bnyak orang asing yang tentunya orang-orang Turki asli. Mereka merupakan guru-guru di KB3S. Mereka datang ke Indonesia dengan membawa semua anggota keluarganya termasuk anak dan isterinya. Saher abi—yang memandu kami ke KB3S—langsung berbincang-bincang panjang lebar dengan orang-orang Turki tersebut.

kbbbs-tangerang

Gedung Bagian Depan Kharisma Bangsa Bilingual Boarding School di Tangerang, Banten

Meskipun Saher abi bukan berasal dari Turki, dia begitu asyiknya berbincang-bincang dengan orang-orang Turki. Karena memang bahasa mereka mirip, seperti layaknya bahasa Indonesia dengan Bahasa Malaysia. Hanya beda logat saja. Ketika itu saya begitu terpesona oleh kecantikan wanita Turki. Subhanallah, wanita Turki benar-benar cantik membuat hati saya bergetar melihatnya…hehee. Saya pun membayangkan bagaimana indahnya seandainya memiliki isteri seperti cantiknya wanita Turki…hehe. Tetapi perasaan itu tak berlangsung lama. Segera saya alihkan semuanya, baik hati, pikiran, maupun mata saya. Karena saya masih memiliki sedikit kesadaran bahwa liarnya mata saya ketika itu adalah dosa. Liarnya perasaaan saya ketika itu juga dosa  😀 .

Kemudian kami menuju ke ruang makan yang luas untuk makan siang. Di ruang tersebut kami mengantri mengambil makanan bersama siswa-siswa dan guru-guru Kharisma Bangsa, orang-orang Turki, dan juga para undangan yang lain. Saya begitu heran sekaligus kagum dengan menu makan siang itu. Semuanya serba mewah meriah. Semuanya menu makan khas Turki dengan daging sapinya yang “mak nyus”, daging ayamnya yang lezaat dan seabrek menu lainnya yang saya tak tahu namanya. Satu piring besar berisi nasi dan menu makan khas Turki terpampang di depan mata saya. Membuat hati saya semakin gemes melihatnya, ingin segera menghabisinya…hahahaa 😀 . Kemudian kami mencari tempat duduk dan makan siang bersama dalam kebersamaan yang erat dan nikmat bersama orang-orang yang hebat  😀 . Subhanallah.

Saya begitu takjub dengan megahnya gedung-gedung KB3S, luasnya area sekolah, ramahnya guru-guru yang mengajar, fasilitas belajar yang begitu lengkap, lingkungan belajar yang sangat kondusif, semangat belajar siswa yang sangat tinggi, dan sederet prestasi ilmiah baik tingkat nasional maupun internasional yang luar biasa. Selain itu, saya juga kagum dengan sistem pembelajaran di sekolah itu. Sistem pembelajaran di KB3S memadukan antara kurikulum nasional dengan kurikulum internasional, sehingga bahasa pengantar di sekolah ini menggunakan bilingual. Selain itu, kegiatan belajar mengajar di KB3S antara siswa perempuan dengan siswa laki-laki dipisah. Sehingga belajar siswa lebih terfokus dan optimal. Sebuah sistem yang bagus dengan mengamalkan ajaran Nabi kita, Muhammad SAW yaitu antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram tidak boleh campur. Subhanallah, sistem yang patut di contoh oleh sekolah-sekolah negeri di negeri ini. Itulah sepenggal kisah perjalanan perdana saya ke sebuah sekolah bertaraf internasional yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama Islam.

kbbbs

Gedung Utama Kharisma Bangsa Bilingual Boarding School di Tangerang, Banten

 

Leave a Reply