Perjuangan Berliku Menuju Universitas (Bagian 7)

Jalan-Jalan Ke Toko Buku Terbesar di Jakarta, GRAMEDIA Matraman

Suatu malam—lupa tanggalnya, yang jelas tahun 2012…hehe—setelah shalat isya saya dan teman2 saya diajak oleh salah satu abi untuk berkunjung ke sebuah toko buku terbesar di Jakarta, toko buku Gramedia. Toko buku Gramedia tersebut terletak di daerah Matraman. Malam itu kami ke gramedia menggunakan metromini. Sesampainya di Gramedia hati saya langsung bicara…WOOOW…Subhanallah. Seketika itu saya langsung terkagum-kagum dengannya. Gramedia Matraman dalam pandangan saya tak pantas hanya terbesar di Jakarta. Gramedia Matraman sangat pantas menjadi toko buku terbesar di Indonesia dan saya sangat yakin akan hal itu. Mengapa? Sebab Gramedia Matraman areanaya sangat luas dengan jumlah buku yang dijual berjumlah ratusan ribu. Toko buku ini terdiri dari 4 lantai yang tiap lantainya begitu luas.


Baca juga artikel sebelumnya : Perjuangan Berliku Menuju Universitas (Bagian 6)


Meskipun di sebut toko buku Gramedia, toko ini tidak hanya menjual buku-buku saja, melainkan jauh lebih dari itu. Toko buku ini juga menjual aneka ragam laptop, tablet, aneka barang-barang elektronik lain seperti kalkulator, flashdisk, jam tangan, aksessoris HP dll. Tidak hanya itu, toko buku ini juga menyediakan aneka jenis tas, koper, dompet dsb. Toko buku yang unik bukan? 😀 .

Malam itu saya berkeliling dari lantai satu hingga lantai 4 sampai puas. Beragam jenis buku tersedia di toko buku ini. Saat itu merupakan saat-saat berbagai seleksi masuk PT dibuka seperti SNMPTN Tulis dsb. Oleh karena itu, saya dan teman saya mencari buku-buku panduan untuk menghadapi SNMPTN dsb. Malam itu, saya membeli beberapa buku yang sebelumnya tidak saya prioritaskan sama sekali. Tetapi karena hati saya terpikat dengan ribuan buku yang terpampang dengan sedemikian menariknya, maka saya akhirnya luluh dan membelinya…hehee. Malam itu saya menghabiskan uang ratusan ribu. Sebenarnya sih “eman-eman” uang segitu banyaknya buat beli buku, mengingat bekal buat hidupku di Jakarta saat itu terancam habis…hehee. Tapi tak apalah mumpung sedang berada di Toko Buku Terbesar, yaa saya turuti keinginan hati saya 😀 . Selama hidup saya di Jakarta, saya mengunjungi Gramedia Matraman sebanyak 2 kali 😀 . Alhamdulillah.

Main Futsal di Pribadi Bilingual Boarding School Depok

Pada suatu malam—lupa tanggalnya—saya dan teman-teman dia ajak oleh Fikri abi—imam di dershane UNJ—untuk bermain futsal di Pribadi Bilingual Boarding School (PBBS)Depok. Meskipun kami tinggal di dershane UNJ, Rawamangun, Jakarta Timur, tetapi Fikri abi tidak mengajak kami untuk bermain futsal di sekitar UNJ saja. Malam itu, Fikri abi mengajak kami untuk bermain futsal di PBBS Depok. Yaa..akhirnya saya juga tahu juga alasan dia memilih di PBBS. Karena main di lapangan futsal—merangkap lapangan basket…hehe—di PBBS gratis, alias tidak bayar sepeserpun. Sebab, PBBS Depok merupakan salah satu sekolah Internasional di bawah naungan Yayasan Pasiad juga.

Kami ke Depok naik bus umum berempat, yaitu saya, Muhtar, Riri—Akhmad Riyanto—dan Hendra. Biaya naik bis dari Rawamangun ke Depok kalau tidak salah sekitar Rp 8,000,00/orang. Anehnya Fikri abi sendiri malah tidak berangkat bersama kami, dia mengendarai motor “gedhenya” sendirian 😀 . Padahal sebelumnya kami belum pernah sekali pun pergi ke Depok. Kami hanya diberi pesan olehnya agar turun di depan PBBS Depok. Sesampainya di Depok tepatnya di Jalan Margonda Raya—jalan utama di Kota Depok—kami berusaha untuk mencari letak PBBS yang katanya berada di jalan ini. Akhirnya kami sampai juga di PBBS Depok dengan selamat…hehe. Alhamdulillah, malam itu kami main futsal bersama Fikri abi dan teman-teman kuliahnya hingga pertengahan malam dengan penuh kepuasan:D. Malam itu menjadi saksi saya bermain futsal untuk kali pertama. Oh ya, Fikri abi sendiri saat itu sedang menempuh kuliah di Universitas Gunadarma Depok—sebuah universitas swasta terbaik di Indonesia—mengambil jurusan arsitektur. Wooow…hebat yaa, dapet beasiswa lagi sehingga kuliahnya gratis. Subhanallah. Selama pengembaraan saya di Jakarta pertengahan tahun 2012, saya bermain futsal di PBBS Depok sebanyak 2 kali.


Baca juga artikel selanjutnya : Perjuangan Berliku Menuju Universitas (Bagian 8)


Leave a Reply